SURAT DARIKU
Penerusku yang diberkati keberuntungan,
siapa pun kau, siapa pun yang membaca surat ini....
Bagaimana rahasia murni yang tersembunyi —yang
bahkan telah merenggut harapan serta kehidupan— diurutkan dan terlihat jelas saat dipelajari. Semua bagian tanpa logika ilmiah yang tidak
berguna dijadikan landasan eksperimen, sehingga sejarah, yang hampir berbeda
dengan berbagai hal yang mungkin di masa depan dipercaya, bisa tampak jelas
sebagai fakta sederhana.
Di mana ingatan, argumen,
dan analisis mungkin saja salah, karena dunia terus dan semakin sulit untuk
ditaklukan. Semuanya, pada dasarnya, merupakan pandangan dan dalam jangkauan
pengetahuan mereka yang menemukannya.
Ilmu Pengetahuan Alam menyiratkan dasar pikir sistematis yang melatih para
penerusnya untuk mengembangkan ide emas mereka. Membiarkan ide itu mengalir, lalu
seolah titanium yang meledak menciptakan teknologi dan penemuan baru di era yang
tentu saja bukan lagi era klasik, melainkan nyaris menjadi era robotic.
Setiap detail ilmu murni memiliki pesona tersendiri yang menarik minat para
penerusnya bahkan mampu mengubah paradigma tentang alam dan kehidupan. Dari
sudut pandang yang berbeda, ilmu murni mampu menjadi potret yang luar biasa,
menciptakan suatu fokus perspektif pada peradaban dunia.
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, suatu ikhtisar mutlak yang merupakan
dasar dari beragam ilmu. Kimia contohnya, jika kimia berkembang, akan muncul
teknik kimia yang menggunakan dasar-dasar kimia murni. Fisika yang memunculkan
teknik nuklir dan cabang geofisika yang bisa membantu mengatasi masalah energi
dunia. Kalian pikir, apa yang mendasari gadget yang kalian punya itu? Edarkanlah
pandanganmu ke sekeliling, karena aku tengah mengintipmu, menanti untuk kau
jamah.
Dunia mengharapkan adanya konsep baru! Bukan konsep terapan dari konsep
lama. Revolusi ilmiah masih berlangsung. Aku ini, yang sesungguhnya ada di
hatimu itu, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengerahuan Alam, masih hadir untuk
menyambut penerusku yang budiman dan beruntung.
Aku harus berhenti, penerusku yang beruntung; aku tidak ingin menulis lebih
banyak lagi saat ini. Kau harus mencari tahu sendiri bagaimana rasanya menjadi
bagian dariku. Kau harus tahu bagaimana rasanya menciptakan teknologi dan
pengetahuan baru yang bersifat positif. Kau harus tahu bagaimana rasanya
menyelam dalam ilmu murni yang luar bisa menakjubkan. Aku mohon, kau tidak
berhenti hanya dengan membaca ini, tapi melanjutkannya, karena aku sudah
menantimu.
Aku yang sangat berharap,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

0 comments:
Post a Comment