Wednesday, 22 January 2014

FMIPA

SURAT DARIKU


Penerusku yang diberkati keberuntungan,
siapa pun kau, siapa pun yang membaca surat ini....
Bagaimana rahasia murni yang tersembunyi yang bahkan telah merenggut harapan serta kehidupan diurutkan dan terlihat jelas saat dipelajari.  Semua bagian tanpa logika ilmiah yang tidak berguna dijadikan landasan eksperimen, sehingga sejarah, yang hampir berbeda dengan berbagai hal yang mungkin di masa depan dipercaya, bisa tampak jelas sebagai fakta sederhana.  
Di mana ingatan, argumen, dan analisis mungkin saja salah, karena dunia terus dan semakin sulit untuk ditaklukan. Semuanya, pada dasarnya, merupakan pandangan dan dalam jangkauan pengetahuan mereka yang menemukannya.
Ilmu Pengetahuan Alam menyiratkan dasar pikir sistematis yang melatih para penerusnya untuk mengembangkan ide emas mereka. Membiarkan ide itu mengalir, lalu seolah titanium yang meledak menciptakan teknologi dan penemuan baru di era yang tentu saja bukan lagi era klasik, melainkan nyaris menjadi era robotic.
Setiap detail ilmu murni memiliki pesona tersendiri yang menarik minat para penerusnya bahkan mampu mengubah paradigma tentang alam dan kehidupan. Dari sudut pandang yang berbeda, ilmu murni mampu menjadi potret yang luar biasa, menciptakan suatu fokus perspektif pada peradaban dunia.
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, suatu ikhtisar mutlak yang merupakan dasar dari beragam ilmu. Kimia contohnya, jika kimia berkembang, akan muncul teknik kimia yang menggunakan dasar-dasar kimia murni. Fisika yang memunculkan teknik nuklir dan cabang geofisika yang bisa membantu mengatasi masalah energi dunia. Kalian pikir, apa yang mendasari gadget yang kalian punya itu? Edarkanlah pandanganmu ke sekeliling, karena aku tengah mengintipmu, menanti untuk kau jamah.
Dunia mengharapkan adanya konsep baru! Bukan konsep terapan dari konsep lama. Revolusi ilmiah masih berlangsung. Aku ini, yang sesungguhnya ada di hatimu itu, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengerahuan Alam, masih hadir untuk menyambut penerusku yang budiman dan beruntung.
Aku harus berhenti, penerusku yang beruntung; aku tidak ingin menulis lebih banyak lagi saat ini. Kau harus mencari tahu sendiri bagaimana rasanya menjadi bagian dariku. Kau harus tahu bagaimana rasanya menciptakan teknologi dan pengetahuan baru yang bersifat positif. Kau harus tahu bagaimana rasanya menyelam dalam ilmu murni yang luar bisa menakjubkan. Aku mohon, kau tidak berhenti hanya dengan membaca ini, tapi melanjutkannya, karena aku sudah menantimu.

Aku yang sangat berharap,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

0 comments:

Post a Comment