Kalau Twilight sudah mengeksplorasi hubungan cinta manusia dengan vampire dan werewolf. Sementara The Host dan I Am Number Four menggali aspek romantisme manusia dengan aliens. Warm Bodies pun menceritakan kisah cinta manusia dengan zombie, maka apa lagi yang tersisa dalam Beautiful Creatures? Apakah bercinta dengan monster? Tidak. jawabannya adalah romantisme manusia dengan gadis penyihir. Selama ini track record film/serial yang mengangkat kisah cinta dengan penyihir kurang sukses. Lihat saja serial Eastwick yang ditamatkan prematur di tahun 2009, maupun The Secret Circle yang tak diperpanjang setelah habis tahun pertamanya. Bisakah Beautiful Creatures mengubah tren ini?
****
Pemeran:
Alden Ehrenreich sebagai Ethan Lawson Wate
Alice Englert sebagai Lena Duchannes
Jeremy Irons sebagai Macon Ravenwood
Viola Davis sebagai Amma
Emmy Rossum sebagai Ridley Duchannes
Thomas Mann sebagai Wesley Jefferson alias Lincoln
Emma Thompson sebagai Mavis Lincoln alias Sarafine
Margo Martindale sebagai Del
Eileen Atkins sebagai Emmaline Duchannes (Grandma)
Zoey Deutch sebagai Emily Asher
Tiffany Boone sebagai Savannah Snow
Kyla Gallner sebagai Larkin Kent
Rachel Brosnahan sebagai Genevieve Duchannes
Zoey Deutch sebagai Emily Asher
Tiffany Boone sebagai Savannah Snow
Kyla Gallner sebagai Larkin Kent
Rachel Brosnahan sebagai Genevieve Duchannes
****
Ethan Wate: Memories are erased. One look back at the sign, I remembered. I remembered you. Every moment we spent together. The secret we kept. Everything came flooding back into my heart.
Beautiful Creatures adalah Film Romantic-Fantasi tahun 2013. Film ini diadopsi dari novel dengan judul yang sama, karya Kami Gracia dan Margareth Stole.
Dibuka dengan narasi Ethan. Ethan sangat tidak menyukai kota kecil Gatlin, ia ingin sekali pindah. Ethan tinggal bersama ayah dan pembantunya. Ibunya telah meninggal dunia. Ethan adalah pemuda yang gemar membaca.
Cerita berawal saat Ethan terbangun dari tidurnya akibat bermimpi tentang seorang gadis misterius. Gadis yang sama. Mimpi itu tentu saja menggelisahkan Ethan, karena dalam mimpinya, ia jatuh cinta pada gadis itu, meskipun Ethan tidak tahu siapa dia. Ethan bahkan mencoba mensketsa wajah gadis itu. Sayangnya, separuh wajahnya tersembunyi dibalik geraian rambut hitamnya. Ketika Ethan terbangun, ia menemukan sebuah lagu baru oleh seniman yang tidak dikenal di I-Pod nya. Lagu ini disebut "Sixteen Moons", dan liriknya membuat Ethan takut. Ketika ia memeriksa playlist, lagu itu hilang.
Pada suatu hari, gadis misterius ini muncul dalam kehidupannya dalam wujud seorang siswi baru yang pendiam dan misterius, Lena Duchannes. Di kota fiktif Gatlin, South Carolina, yang dipenuhi oleh manusia-manusia yang sangat fanatik dengan ajaran agama, Lena langsung dikucilkan dan dianggap aneh sebab keluarganya disangka sebagai penyembah setan. Hal tersebut secara otomatis menjadikan Lena sebagai public enemy baru. Lena mengenakan gaun panjang dan sama sekali tidak tertarik dengan kegiatan-kegiatan populer dan ngetrend di sekolah.
Tapi tidak bagi Ethan. Ia justru mendekati Lena, karena hatinya yakin bahwa Lena adalah gadis misterius yang selalu hadir dalam mimpinya. Gadis yang berdiri seorang diri di bawah pohon rindang, tegar diatara petir yang menyambar kejam. Sayangnya Ethan tidak tahu bahwa gadis itu memiliki sebuah potensi yang sangat besar pada kemampuan sihir yang ia miliki. Ethan memberanikan diri untuk mengantar Lena pulang, saat itulah awal pendekatan mereka dimulai.
Di kelas Bahasa Inggris selanjutnya, Ethan mulai mendengar bahwa Lena berkomunikasi secara telepati dengan dirinya. Gadis-gadis dikelas masih menghinanya dan menghujatnya. Kemarahan Lena tidak dapat dibendung lagi, emosinya yang meledak mampu memecahkan kaca jendela kelas dan melukai murid-murid.
Lena berjalan pulang ke Ravenwood Manor dan Ethan mengikutinya. Secara sembunyi-sembunyi memasuki gerbang rumah Lena. Rumah Lena sangat besar, namun sangat sepi. Secara tidak sengaja, mata Ethan kembali menemukan Lena sedang menangis di sebuah taman yang penuh dengan pohon jeruk. Ethan mendekatinya dan mencoba berbicara pada Lena. Lena mengatakan bahwa kadang-kadang hal yang tidak bisa dijelaskan terjadi di sekelilingnya.
Ketika hendak pulang, Ethan menemukan liontin tua di tanah, dan entah bagaimana ia bisa melihat kejadian di masa lampau. Masa dimana seorang wanita bernama Genevieve Duchannes yang sedang melihat kebun ibunya yang terbakar. Kejadian itu terjadi selama periode Perang Saudara. Ternyata, liontin itu memiliki dua set inisial, yang diukir di liontin itu, sebagai milik nenek moyang dari Lena -Genevieve Duchannes- dan nenek moyang Ethan -Ethan Carter Wate-
Well, you must know that tepat di hari ulang tahunnya yang ke-16, Lena akan resmi menjadi penyihir abadi. Penyihir jahat atau Penyihir baik? Lena lah yang menentukannya. Hal tersebut pula yang menjadi alasan dari kehadiran sepupunya Ridley Duchannes dan ibunya yang sudah meninggal Serafine.
Setelah beberapa hari Lena tidak masuk sekolah, Ethan mengunjungi rumah Lena dan bertemu dengan paman Ravenwood. Macon tidak memberi informasi tambahan apapun kepada Ethan tentang liontin itu. Anehnya, rumah ini juga berubah. Rumah ini penuh dengan dedaunan kering dan sangat berantakan. Beda sekali dengan yang pertama kali Ethan lihat.
Suatu hari, Ethan bertemu dengan Ridley. Ridley mencium Ethan sehingga Ethan tidak dapat berbica. Ridley membawa Ethan ke Gathering makan malam keluarga Lena setiap tahun. Ridley mengungkapkan bahwa lima bulan lagi, Lena akan berusia 16 tahun, dan pada hari ulang tahun ke-16, Lena akan menentukan nasibnya sebagai penyihir Cahaya Kastor.
Setelah terjadi perdebatan seru yang menyebabkan meja makan dan semua yang duduk disana berputar seperti terkena badai. Lena akhirnya membawa Ethan ke kamarnya. Ethan yang masih syok dengan kebisuannya yang mendadak, mencoba rileks di kasur Lena mendengarkan cerita bahwa Ridley adalah Siren yang mampu menyihir orang lain untuk melakukan apa pun yang ia inginkan. Lena takut kalau ia akan menjadi jahat seperti Ridley. Ethan menjamin bahwa hal itu tidak akan terjadi. Mala itu juga, Ethan mencium Lena untuk pertama kalinya. Bersama Ethan, Lena mencari cara agar ia tidak hanyut dalam kekuatan gelap yang sedang mengincarnya.
Keesokan harinya, Lena dan Ethan bolos sekolah untuk meneliti liontin itu lagi. Saat mereka menyentuhnya, mereka melihat Genevieve Duchannes tengah menyelamatkan Ethan Carter Wate yang tertembak. Genevieve melepaskan mantra sihir terlarang "Kitab Moons". Ethan Carter Wate berhasil selamat, namun karena mantra itu akan membuat siapa pun menjadi jahat, akhirnya Genevieve yang sudah terpengaruh mantra hitam, membunuh Ethan dan semua pihak yang bertanggung jawab atas kematian Ethan Carter.
Marina Aschroft mengungkapkan bahwa dirinya menjadi Keeper, seorang manusia yang mengetahui dan menyimpan catatan sejarah Dark Castore. Marina Aschroft juga menyimpan Kitab Moons di sebuah perpustakaan yang disebut Perpustakaan Caster. Namun, berhari-hari Lena mengurung diri, hasilnya Nihil. Lena merasa tidak mampu menahan dirinya untuk menjadi penyihir jahat.
Hari ulang tahun Lena dimulai, namun Ridley telah mempengaruhi sabat baik Ethan, sehingga tanpa sadar, ia menembak Ethan. Lena mendapati Ethan tengah terbaring di antara sisa-sisa gedung yang runtuh. Serafine dan Ridley tampak bahagia dan menghasut Lena untuk membaca "kitab moons", nyaris saja terpancing, tiba-tiba Ethan berubah menjadi Macon. Ternyata Macon sudah mengetahui kepicikan Ridley dan Serafina. Akhirnya, dengan kekuatan yang Lena miliki, Lena berhasil mengalahkan Serafina. Ridley berhasil kabur.
Setelah kejadian itu, Ethan merasakan dirinya tidak mengingat apa pun tentang Lena. Lena merasa sangat sedih. Namun, saat Ethan melintasi jalanan yang ia ingat pernah ia lewati dulu bersama seseorang, Ethan mulai mengingat nama Lena kembali. Lena mendengar panggilan Ethan dan mendapatkan dirinya tersenyum.
Dibuka dengan narasi Ethan. Ethan sangat tidak menyukai kota kecil Gatlin, ia ingin sekali pindah. Ethan tinggal bersama ayah dan pembantunya. Ibunya telah meninggal dunia. Ethan adalah pemuda yang gemar membaca.
Cerita berawal saat Ethan terbangun dari tidurnya akibat bermimpi tentang seorang gadis misterius. Gadis yang sama. Mimpi itu tentu saja menggelisahkan Ethan, karena dalam mimpinya, ia jatuh cinta pada gadis itu, meskipun Ethan tidak tahu siapa dia. Ethan bahkan mencoba mensketsa wajah gadis itu. Sayangnya, separuh wajahnya tersembunyi dibalik geraian rambut hitamnya. Ketika Ethan terbangun, ia menemukan sebuah lagu baru oleh seniman yang tidak dikenal di I-Pod nya. Lagu ini disebut "Sixteen Moons", dan liriknya membuat Ethan takut. Ketika ia memeriksa playlist, lagu itu hilang.
Pada suatu hari, gadis misterius ini muncul dalam kehidupannya dalam wujud seorang siswi baru yang pendiam dan misterius, Lena Duchannes. Di kota fiktif Gatlin, South Carolina, yang dipenuhi oleh manusia-manusia yang sangat fanatik dengan ajaran agama, Lena langsung dikucilkan dan dianggap aneh sebab keluarganya disangka sebagai penyembah setan. Hal tersebut secara otomatis menjadikan Lena sebagai public enemy baru. Lena mengenakan gaun panjang dan sama sekali tidak tertarik dengan kegiatan-kegiatan populer dan ngetrend di sekolah.
Tapi tidak bagi Ethan. Ia justru mendekati Lena, karena hatinya yakin bahwa Lena adalah gadis misterius yang selalu hadir dalam mimpinya. Gadis yang berdiri seorang diri di bawah pohon rindang, tegar diatara petir yang menyambar kejam. Sayangnya Ethan tidak tahu bahwa gadis itu memiliki sebuah potensi yang sangat besar pada kemampuan sihir yang ia miliki. Ethan memberanikan diri untuk mengantar Lena pulang, saat itulah awal pendekatan mereka dimulai.
Di kelas Bahasa Inggris selanjutnya, Ethan mulai mendengar bahwa Lena berkomunikasi secara telepati dengan dirinya. Gadis-gadis dikelas masih menghinanya dan menghujatnya. Kemarahan Lena tidak dapat dibendung lagi, emosinya yang meledak mampu memecahkan kaca jendela kelas dan melukai murid-murid.
Lena berjalan pulang ke Ravenwood Manor dan Ethan mengikutinya. Secara sembunyi-sembunyi memasuki gerbang rumah Lena. Rumah Lena sangat besar, namun sangat sepi. Secara tidak sengaja, mata Ethan kembali menemukan Lena sedang menangis di sebuah taman yang penuh dengan pohon jeruk. Ethan mendekatinya dan mencoba berbicara pada Lena. Lena mengatakan bahwa kadang-kadang hal yang tidak bisa dijelaskan terjadi di sekelilingnya.
Ketika hendak pulang, Ethan menemukan liontin tua di tanah, dan entah bagaimana ia bisa melihat kejadian di masa lampau. Masa dimana seorang wanita bernama Genevieve Duchannes yang sedang melihat kebun ibunya yang terbakar. Kejadian itu terjadi selama periode Perang Saudara. Ternyata, liontin itu memiliki dua set inisial, yang diukir di liontin itu, sebagai milik nenek moyang dari Lena -Genevieve Duchannes- dan nenek moyang Ethan -Ethan Carter Wate-
Well, you must know that tepat di hari ulang tahunnya yang ke-16, Lena akan resmi menjadi penyihir abadi. Penyihir jahat atau Penyihir baik? Lena lah yang menentukannya. Hal tersebut pula yang menjadi alasan dari kehadiran sepupunya Ridley Duchannes dan ibunya yang sudah meninggal Serafine.
Setelah beberapa hari Lena tidak masuk sekolah, Ethan mengunjungi rumah Lena dan bertemu dengan paman Ravenwood. Macon tidak memberi informasi tambahan apapun kepada Ethan tentang liontin itu. Anehnya, rumah ini juga berubah. Rumah ini penuh dengan dedaunan kering dan sangat berantakan. Beda sekali dengan yang pertama kali Ethan lihat.
Suatu hari, Ethan bertemu dengan Ridley. Ridley mencium Ethan sehingga Ethan tidak dapat berbica. Ridley membawa Ethan ke Gathering makan malam keluarga Lena setiap tahun. Ridley mengungkapkan bahwa lima bulan lagi, Lena akan berusia 16 tahun, dan pada hari ulang tahun ke-16, Lena akan menentukan nasibnya sebagai penyihir Cahaya Kastor.
Setelah terjadi perdebatan seru yang menyebabkan meja makan dan semua yang duduk disana berputar seperti terkena badai. Lena akhirnya membawa Ethan ke kamarnya. Ethan yang masih syok dengan kebisuannya yang mendadak, mencoba rileks di kasur Lena mendengarkan cerita bahwa Ridley adalah Siren yang mampu menyihir orang lain untuk melakukan apa pun yang ia inginkan. Lena takut kalau ia akan menjadi jahat seperti Ridley. Ethan menjamin bahwa hal itu tidak akan terjadi. Mala itu juga, Ethan mencium Lena untuk pertama kalinya. Bersama Ethan, Lena mencari cara agar ia tidak hanyut dalam kekuatan gelap yang sedang mengincarnya.
Keesokan harinya, Lena dan Ethan bolos sekolah untuk meneliti liontin itu lagi. Saat mereka menyentuhnya, mereka melihat Genevieve Duchannes tengah menyelamatkan Ethan Carter Wate yang tertembak. Genevieve melepaskan mantra sihir terlarang "Kitab Moons". Ethan Carter Wate berhasil selamat, namun karena mantra itu akan membuat siapa pun menjadi jahat, akhirnya Genevieve yang sudah terpengaruh mantra hitam, membunuh Ethan dan semua pihak yang bertanggung jawab atas kematian Ethan Carter.
Marina Aschroft mengungkapkan bahwa dirinya menjadi Keeper, seorang manusia yang mengetahui dan menyimpan catatan sejarah Dark Castore. Marina Aschroft juga menyimpan Kitab Moons di sebuah perpustakaan yang disebut Perpustakaan Caster. Namun, berhari-hari Lena mengurung diri, hasilnya Nihil. Lena merasa tidak mampu menahan dirinya untuk menjadi penyihir jahat.
Hari ulang tahun Lena dimulai, namun Ridley telah mempengaruhi sabat baik Ethan, sehingga tanpa sadar, ia menembak Ethan. Lena mendapati Ethan tengah terbaring di antara sisa-sisa gedung yang runtuh. Serafine dan Ridley tampak bahagia dan menghasut Lena untuk membaca "kitab moons", nyaris saja terpancing, tiba-tiba Ethan berubah menjadi Macon. Ternyata Macon sudah mengetahui kepicikan Ridley dan Serafina. Akhirnya, dengan kekuatan yang Lena miliki, Lena berhasil mengalahkan Serafina. Ridley berhasil kabur.
Setelah kejadian itu, Ethan merasakan dirinya tidak mengingat apa pun tentang Lena. Lena merasa sangat sedih. Namun, saat Ethan melintasi jalanan yang ia ingat pernah ia lewati dulu bersama seseorang, Ethan mulai mengingat nama Lena kembali. Lena mendengar panggilan Ethan dan mendapatkan dirinya tersenyum.

0 comments:
Post a Comment