Tuesday, 21 January 2014

In Time


Film ini ditulis dan disutradarai oleh Andrew Niccol, pembuat film Sci-Fi seperti "Gattaca" (1997) dan "S1m0ne" (2002).
Suatu masa dimana gen penuaan di berhentikan pada usia 25 tahun, tapi direkayasa untuk hidup hanya satu tahun lagi. Di lengan mereka, seca otomatis, terpasang jam yang menunjukkan sisa waktu hidup mereka. Untuk mencegah kelebihan penduduk, waktu menjadi mata uang dan alat dalam menjalani kehidupan. Berbagai macam pekerjaan akan digaji dengan waktu. Membayar bis dengan waktu. Waktu dipertaruhkan, diperebutkan. Orang kaya dapat hidup selamanya, sementara yang lainnya mencoba bernegoisasi untuk hidup abadi. Salah satu sarana untuk mempertahankan hidup dalam situasi seperti ini adalah mencuri waktu, entah dari manusia abadi yang memiliki triliunan tahun atau membobol bank kota. Disini, Will Salas menemukan dirinya dituduh melakukan pencurian waktu dengan sandera-koneksi yang menjadi bagian penting dari cara melawan sistem. Ia terpaksa melarikan diri dari kejaran polisi seperti FBI yang korup, yang disebut "Timekeepers".
****
Pemeran :
Justin Timberlake sebagai Will Salas
Amanda Seyfried sebagai Sylvia Weis
Olivia Wilde sebagai Rachael Salas
Matt Bomer sebagai Henry Hamilton
Cillian Murphy sebagai Timekeeper Leon
Elena Satin sebagai Jasmine
Alex Pettifer sebagai Fortis
Johnny Galecki sebagai Borel
Vincent Kartheiser sebagai Philippe Weis
Rachel Roberts sebagai Carrera
Ethan Peck sebagai Constantin
Yaya DaCosta sebagai Greta
Bella Heathcote sebagai Michele Weis
Toby Hemingway sebagai Timekeeper Kors
Jessica Parker Kennedy sebagai Edouarda
Collins Penie sebagai Timekeeper Jeager
Christoph Sanders sebagai Nixon
****
Film ini diawali gradiasi hijau zambrud yang berkedip. Detik demi detik berlalu, dialuni Piano Harlequin dan narasi suram Will Salas.

Aku tidak punya waktu
Aku tidak punya waktu untuk bertanya-tanya bagaimana hal ini bisa terjadi
Apa ini, apa itu
Hal ini tak memberi kehidupan lebih jauh setelah 25 tahun, masalahnya kita hanya memiliki satu tahun sesudahnya
Waktu adalah mata uang
Kita layak dan... menghabisakannya
Orang kaya bisa menikmatinya
Tapi sisanya?
Aku berharap terbangun di pagi hari dengan lebih banyak waktu
[Fade in sebuah jam digital 14 digit yang berkomposisi]
0000.00.00.00.00.00
(tahun).(bulan).(hari).(jam).(menit).(detik)

Pada suatu hari, Will secara tidak sengaja bertemu dengan seorang pria bernama Henry Murung Hamilton, yang memiliki masa 100 tahun, tercantum dari ham digital yang menyala di lengannya. Henry menjadi perhatian para pencuri waktu yang tentu saja berusaha mencuri waktu Henry. Mencuri waktu adalah hal yang mudah, hanya perlu menjabat tangan dan mengatur posisi lengan untuk mentransfer waktu. Beruntung, Henry diselamatkan oleh Will. Setelah bersembunyi di ruko tua dan berbincang semalaman, Will mengetahui bahwa Henry menyimpan beberapa abad di bank. Henry merasa kalau dirinya benar-benar bosan dengan hidup. Ia ingin mati seperti manusia normal lainnya. Percakapan mereka mengisap ke kedalaman filosofis, hingga mereka tertidur.

Will terbangun dengan abad ekstra pada jam digitalnya dan bergegas melihat keluar jendela. Matanya menangkap Henry yang tengah duduk di tepian jembatan, menunggu waktunya habis untuk mengalami kematian. Will berlari secepat mungkin untuk menahan agar kematian Henry tidak terjadi, namun terlambat. Sialnya, peristiwa itu tertangkap kamera keamanan, membuat Will menjadi tersangka dalam kematian pria itu.

Hingga pada suatu malam, dimana seperti biasanya, harga terus naik setiap hari untuk menekan laju penduduk, Rachael Salas ibu Will Salas tidak mampu membayar tarif bis sebesar 2 jam. Sedangkan waktu di jam digitalnya tidak sampai 2 jam. Ia memutuskan untuk lari secepat mungkin, berharap Will akan menemukannya di waktu yang tepat.

Di tempat lain, Will menunggu Rachel dengan seikat bunga di tangannya. Bis berlalu, namun matanya tidak menangkap sosok Rachel. Will tahu bahwa ibunya pasti tidak memiliki cukup waktu untuk membayar tarif bis yang terus naik setiap hari. Will berlari secepat ia bisa. Berhasil, Will menemukan Rachel. Tapi... terlambat. Sebelum Will berhasil mentransfer waktu Rachel, Rachel telah kehabisan waktunya terlebih dulu. Di pelukan Will, Rachel mati.

Semenjak kematian Rachel, Will terus-terusan merasa terpukul. Ia memutuskan untuk pergi ke kota. Membeli mobil mewah dan menginap di hotel paling mewah di kota. Will mengunjungi sebuah kasino dan bertaruh waktu dengan pemain-pemain kasino senior. Disana, ia bertemu dengan Phillipe Weis orang terkaya di kota— dan anaknya, Sylvia Weis yang berhasil mencuri hati Wills lewat mata indahnya.

Will memenangkan permainan kasino malam itu. Hal ini membuat waktunya semakin banyak. Sangat banyak. Phillipe menyukai Will dan mengundangnya ke pesta di rumah Phillipe. Sialnya, timekeepers berhasil melacak keberadaan Will Salas. Setelah Timekeepers berhasil mengambil waktu Will Salas, giliran Will Salas yang berhasil melarikan diri. Will juga berhasil menyandera Sylvia bersamanya.

Awalnya Sylvia membenci Will karena tindakannya sangat kriminal, melawan sistem. Tapi, lama-kelamaan, ia mengetahui kebaikan niat Will, yakni ingin menyejahterakan orang-orang yang memang layak untuk sejahtera. Semuanya merupakan cambukan atas kematian Rachel.

Bersama Sylvia, Will mencuri beberapa bank di kota untuk dibagikan secara gratis kepada orang-orang. Will sudah mengetahui tindakan korupsi di kota. Orang-orang kaya dapat hidup dari pajak orang-orang miskin. Tidak adil.

Suatu hari, Sylvia dan Will memaksa Phillipe untuk menyerahkan simpanan waktunya di brankas rahasia di rumahnya. Tidak bisa berbuat apa-apa, Phillipe hanya mampu melihat simpanan waktunya dibawa kabur oleh Will dan putrinya sendiri.

Will dan Sylvia kini menjadi buronan Timekeepers. Khususnya Timekeepers Leon yang sangat berambisi terhadap Will. Sayangnya, Leon lupa akan waktunya yang semakin menipis saat menyergap Will. Alhasil, Leon pun mati kehabisan waktu.

Begitupula dengan Will dan Sylvia yang nyaris kehabisan waktu. Mereka berlari ke mobil patroli Leon untuk mentransfer beberapa jam waktu. Nyaris pula kejadian malam itu terulang kembali—dimana Will kehilangan Rachel—, kali ini Will berhasil mendekap Sylvia dan mentransfer waktu, tepat pada waktunya.

And then... Will dan Sylvia masih terus akan menaklukkan bank-bank di kota, demi kebijakan mulia mereka.

Berikut analisa film dari segi makro:


[Scene awal - Sisa waktu nyawa Will]

Dari segi teknologi dan Science umum :
  1. Manusia takkan mengalami penuaan karena 'katanya' hormon pertumbuhan berhenti di usia 25 tahun dan mereka memiliki 1 tahun menjalani hidup sesudahnya.
  2. Setiap orang memiliki jam digital di lengan kirinya yang berfungsi untuk menunjukkan sisa nyawa.
  3. Terdapat alat seukuran handphone touch-screen yang berfungsi sebagai Time Bank atau alat portabel pembawa waktu.
  4. Transaksi waktu melalui pergelangan tangan kanan.
  5. Semua mobil berjenis vintage semacam Corvette Classic, Mustang GT, RR Limousine, dll.

[Transaksi waktu menggunakan Time Bank]

Dari Segi Hukum :
  1. Polisi berganti nama menjadi Biro Penjaga Waktu (Timekeepers), tugasnya adalah mengatasi dan mengawasi kriminalitas khususnya berobjek waktu.
  2. Masyarakat taat terhadap hukum. CCTV tersebar di setiap sudut.
  3. Masyarakat bertingkah saling sinis dan enggan untuk mengusik. Setiap individu cenderung mementingkan dirinya sendiri.
  4. Legalnya Gengster penantang bermain panco waktu.
[Time Bank milik Phillipe Weis berjumlah 1 Millenium]

Dari Segi Ekonomi :
  1. Nilai pembayaran di ganti dengan waktu-nyawa di tangan
  2. Gerak usaha orang miskin terbatas
  3. Bank menjual waktu (tidak ada uang giral atau kartal)
  4. Sistem gaji perhari

Dari Segi Sosial :
  1. Jumlah populasi penduduk terkontrol
  2. Masyarakat berperilaku produktif, karena nyawa mereka adalah taruhannya
  3. Warna kehidupan kota cenderung dingin karena masyarakat sibuk bekerja
  4. Bila berniat keluar daerah, mesti mengeluarkan biaya satu bulan waktu. WAW! Jakarta boleh lah tuh mengadopsi sistem ini.
  5. Permainan panco tangan berakhir dengan hilangnya 1 nyawa.
[Adu panco nyawa]
Daftar tarif, dengan persimif saya hanya akan menulis kontennya:
  1. 1.6 botol bir = 1 jam
  2. 1 cangkir kopi = 4 menit
  3. Tarif bis Carmen-Dayton = 2 Jam
  4. Kamar standar hotel New Greenwich = ??? tidak diperlihatkan
  5. Sarapan pagi hotel = 8,5 minggu
  6. Donasi non-anggota kasino = minimal 1 tahun
  7. Mobil Corvette klasik = 59 tahun (termasuk pajak + pengiriman)
  8. Menangkap 1 penjahat waktu = 5 bulan
TIME IS MONEY -Sylvia-
TIME IS POWER -Will-

0 comments:

Post a Comment